Ternyata aku terlalu menyempitkan diriku secara membabi buta.
Hingga ku kira malam hanya kondisi di saat tidak ada matahari yang menyinari
bumi, sejuk hanya urusan dingin yang menyentuh kulit, hingga yang paling ngawur, adzab adalah kondisi ketika kita
lapar, tak punya uang, ditolak sana-sini, dlsb.
Langganan:
Postingan (Atom)
Jasa Orang-Orang Bandel
Pada 1998 , Bank Indonesia (BI) menafsir semboyan pendidikan nasional meski agak wagu. BI mengeluarkan uang edisi pendidikan bernominal...
-
Ternyata aku terlalu menyempitkan diriku secara membabi buta. Hingga ku kira malam hanya kondisi di saat tidak ada matahari yang menyinar...
-
“Sekalian ambil presensi ya!” seorang dosen meminta tolong pada mahasiswanya, yang izin ke toilet. Kelasnya di lantai 2. Dia lantas turun m...
-
Aku sedang mengobrol dengan seorang teman lelaki di sudut sekolah (menengah atas) ketika teman perempuan kami lewat. Kami bertiga berteman ...